Celoteh

Lembar Baru

an
ketika luapan perasaan tak tertahankan lagi
dengan pertanyaan-pertanyaan tidak bertemu jawab
ketika kesadaran akan Tuhan menguat
ketika dada sesak meledak
ketika hati tidak bisa diajak ingkar
ketika pelukan erat jadi satu-satunya ungkapan
ketika air mata menjadi satu-satunya cara merayakan
Tuhan,
kami larut dalam pelangi

 

/rzl